Ketua Mahkamah Syar’iyah Sigli Apresiasi Seminar Internasional dalam Rangka HUT ke-72 IKAHI

0
357

Sigli, 21 April 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI), Mahkamah Syar’iyah Sigli turut berpartisipasi aktif dalam Seminar Internasional yang diselenggarakan secara daring. Acara ini mengambil tema “Penegakan Hukum Terhadap Contempt of Court dalam Mewujudkan Peradilan Berkualitas” , dan diikuti oleh Ketua, Wakil Ketua, serta para hakim Mahkamah Syar’iyah Sigli di Ruang Media Center Mahkamah Syar’iyah Sigli.

Seminar internasional tersebut dibuka dengan sambutan dari Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H., yang menekankan pentingnya penegakan hukum terhadap contempt of court sebagai salah satu elemen kunci dalam menjaga integritas dan independensi peradilan. Beliau menyampaikan bahwa hakim harus menjadi garda terdepan dalam menjamin keadilan bagi seluruh masyarakat, serta memastikan bahwa proses peradilan berjalan dengan transparan, profesional, dan bermartabat.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Pengurus Pusat IKAHI, Dr. H. Yasardin, S.H., M.Hum., juga memberikan pandangan mendalam tentang urgensi penguatan sistem hukum di Indonesia. Menurutnya, contempt of court atau penghinaan terhadap pengadilan bukan hanya masalah hukum semata, tetapi juga merupakan tantangan moral dan etika yang harus dihadapi bersama oleh semua pemangku kepentingan dalam sistem peradilan.

Ketua Mahkamah Syar’iyah Sigli, Nuzul Lubis, S.H.I., menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya seminar ini. “Acara ini sangat inspiratif dan memberikan wawasan baru bagi kami sebagai aparat penegak hukum di tingkat daerah. Diskusi tentang contempt of court sangat relevan dengan tantangan yang sering dihadapi dalam praktik peradilan sehari-hari. Kami berharap hasil dari seminar ini dapat menjadi pedoman untuk meningkatkan kualitas peradilan di Indonesia, khususnya di lingkungan Mahkamah Syar’iyah,” ujar Nuzul Lubis dengan antusias.

Seminar internasional ini juga diisi oleh narasumber dari berbagai negara, termasuk pakar hukum dari Malaysia, Singapura, dan Australia, yang berbagi pengalaman dan perspektif tentang penanganan contempt of court di negara mereka masing-masing. Interaksi lintas negara ini memberikan nuansa global dalam diskusi, sehingga peserta dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang isu-isu hukum yang sedang berkembang.

Wakil Ketua Mahkamah Syar’iyah Sigli serta para hakim yang hadir juga turut memberikan tanggapan positif. Mereka menyampaikan bahwa materi yang disampaikan sangat aplikatif dan dapat diimplementasikan dalam tugas-tugas peradilan syariah di wilayah Aceh. Selain itu, seminar ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga marwah lembaga peradilan.

Rangkaian acara ditutup dengan harapan agar kolaborasi antara Mahkamah Agung, IKAHI, dan institusi peradilan lainnya semakin solid dalam mewujudkan peradilan yang berkualitas, adil, dan berintegritas. Semangat ini sejalan dengan visi Mahkamah Syar’iyah Sigli untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Melalui partisipasi aktif dalam seminar ini, Mahkamah Syar’iyah Sigli membuktikan komitmennya untuk terus belajar, beradaptasi, dan berkontribusi dalam upaya membangun sistem peradilan yang lebih baik di Indonesia. (Tim Humas Mahkamah Syar’iyah Sigli)

oleh: IKHWAN